PERKEMBANGAN AGAMA BUDHA DI INDIA DAN LUAR INDIA
India Pada Abad Kelima Setelah Sang Budha
Oleh: Ifa Nurafiqoh
Raja terakhir keturunan dinasti Maurya yang memerintah sisa-sisa kerajaan Asoka adalah Brhadrta, sekitar tahun 182 SM. Dibunuh oleh salah seorang jenderalnya, Pusyimitra Sunga, yang kemudian mendirikan dinasti Sunga.
Pusymitra adalah penganut agama Hindu dan dicatat oleh sejarah menjalankan upacara pengorbanan kuda sebagai dimuat dalam kitab Veda kuno. Pada masa pemerintahannya banyak para biksu yang menjadi korban meskipun agama Budha masih memiliki pusat di Bharhut. Seperti halnya dinasti Maurya, raja Pusymitra (183-147 SM) dan pengganti-penggantinya selain memerintah kerajaan dengan cara yang sama maka juga terdapat tendensi feodalisme yang memberikan landasan untuk perkembangan agama Hindu.
“Dari keinginan timbul kesedihan, dari keinginan timbul ketakutan; bagi orang yang telah bebas dari keinginan, tiada lagi kesedihan maupun ketakutan”
Labels
- Album of Comparation Religion (3)
- Aliran-Aliran Budha (3)
- Books (5)
- Budha Kingdoms (2)
- History Sidharta Gautama (2)
- Kompilasi Tipitaka (2)
- Paper (6)
- Responding Paper (7)
- Video (5)
Tampilkan postingan dengan label Budha Kingdoms. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budha Kingdoms. Tampilkan semua postingan
Selasa, 04 Juni 2013
Kerajaan bercorak Budda di India
Sejarah Kerajaan Bercorak Budha di India
Oleh: Ifa Nurofiqoh
Sejarah peradaban India dianggap dimulai didaerah hulu Sungai Indus sekitar 33.000 tahun yang lalu. Sekitar tahun 1925 pemerintah India mengadakan penggalian dekat kampung Mohenjodaro dan Harappa di pinggir Sungai Indus. Didalam penggalian-peggalian itu didapati rupa-rupa barang berupa perkakas, perabot rumah, perhiasan, sisa-sisa gedung dan istana yang menunjukkan suatu peradaban yang tinggi dan menyamai kebudayaan Mesir, Ur dan Kereta purba. Berhubung dengan tempat penggalian itu, maka zaman yang meninggalkan peradaban itu dinamai peradaban Mohenjo- Dano.
Sejarah politik India dapat ditarik jauh kebelakang, sejak perang antara keluarga Korawa dan Pandawa sebagaimana diceritakan dalam epos mahabarata. Perang itu diperkirakan terjadi antara tahun 2.000-3.000 tahun Sebelum tarikh masehi. Sampai abad ke-7 SM, sejarah India boleh dikatakan masih tersimpan dalam tutur yang disampaikan secara lisan dari generasi ke generasi. Dengan adanya kepandaian menulis pada abad ke-7 SM, maka keterangan-keterangan khususnya mengenai agama dan kepercayaan mulai dapat memberikan bahan sejarah. Misalnya mengenai Buddha Gotama dan Mahavira (yang mengembangkan agama Jaina), diperoleh sedikit keterangan dan petunjuk mengenai keadaan umum di India, terutama dibagian utara dan lembah sungai Gangga.
Tetapi mengenai sejarah bangsa asli india ini di zaman purba belum dapat diselidiki dengan hasil yang memuaskan. Hal yang demikian itu menumbulkan kecenderungan mementingkan sejarah bangsa Arya dari pada sejarah bangsa Dravida maupun bangsa-bangsa lain yang mungkin ada di India purba.
Percampuran darah bangsa Arya dan bangsa Dravida juga menimbulkan percampuran kebudayaan dan kepercayaan sebagai agama Hindu yang kita kenal.
Selanjutnya setelah memahami tentang sejarah India yang begitu singkat ini, kita diharuskan mampu memahami zaman timbulnya kerajaan-kerajaan Arya. Lebih khusus pengetahuan tentang:
Langganan:
Postingan (Atom)
